Setelah menghabiskan dua hari di Pattaya, hari Jumat malam (19 Oktober), kami pun menjejakkan kaki di Bangkok. Di Sabtu ceria, kami melangsungkan salah satu agenda belanja jalan-jalan ke kota ini: belanja!

Karena menginap di kawasan Pratunam yang punya banyak pusat perbelanjaan, sejak pagi kami memanfaatkannya dengan window shopping dari satu toko ke toko lain. Kami bangun pukul 6 pagi dan setelah cuci muka sikat gigi, langsung melipir untuk survey harga dan produk ke berbagai toko. Hehee.

Agenda pagi itu memang hanya survey, karena kami mau benar-benar belanja di Chatuchak alias JJ market. Setelah puas lihat-lihat dan mengincar barang yang mau kami beli, kami kembali ke hotel untuk mandi dan sarapan.

Oh iya, selama di Bangkok, kami naik bus layaknya warga lokal. Tinggal unggah aplikasi ViaBus untuk tahu destinasi masing-masing bus di Bangkok dan stasiun mana saja yang dilewati. Bahkan, beberapa bus bisa dilacak keberadaannya. Jadi kita tahu berapa lama harus menunggu.

Bus di Thailand kebanyakan bus lama macam Kopaja dan Metromini. Tapi, busnya bersih dan bebas vandalisme. Di jam dan rute tertentu sih padatnya hampir sama seperti bus di Jakarta. Seringnya sih saya diberikan tempat duduk karena menggendong bocah.

Kami sampai di Chatuchak sekitar pukul 10.00 dan kondisi mulai ramai pengunjung, walau tidak sampai padat. Gang antar section sih sempit, tapi pengunjung berjalan dengan tertib, kok. Tidak ada yang namanya berdesak-desakan. Jadi, belanja di sini cukup nyaman.

Kalau belum tahu, Chatuchak market terdiri dari 28 section dan menjual banyak sekali produk, mulai dari pakaian, makanan, dan aksesoris. Kalau lelah berbelanja, ada banyak kios yang menawarkan jasa pijat kaki dan badan alias massage. Saya tidak membayangkan ada orang yang tidak kalap saat berbelanja di sini.

Kios masing-masing pedagang sebenarnya cukup sempit. Sekilas mirip dengan kios di Taman Puring, Jakarta Selatan. Tapi pemilik kios tetap bisa akali biar kios mereka terlihat nge-hip, lucu, dan nyaman untuk pengunjung. Sulit untuk menahan diri di pasar ini karena harga produknya pun cukup terjangkau lah ya. 😂

Saya tidak ambil banyak foto di pasar ini karena sangat menikmati belanja. Lagipula, saya juga harus tetap menghibur si bocah supaya tidak merasa sumpek dibawa berkeliling pasar.

Tadinya, kami tidak mau berlama-lama di sini. Tapi apadaya, terlalu banyak barang menarik di Chatuchak. Walaupun hujan, kami rasanya tidak mau beranjak.

Kami baru pulang menjelang sore karena tadinya mau ke Asiatique malamnya (tapi batal lagi, saudara-saudara!). Pulangnya kami naik BTS dan si bocah kegirangan naik kereta yang relnya di atas.

Begitu sampai hotel, mager kembali datang dan kami memutuskan jalan-jalan di sekitar Pratunam saja sampai badan lelah dan kami kembali ke hotel untuk tidur.

Itulah kisah Sabtu di Chatuchak market. Besok kami mau ke mana, ya? Baca lagi dong, kalau mau tahu 💋